Kamis, 19 November 2015

proses pengolahan


Proses Pengolahan Agar-agar Batangan / Lembaran
1. Pengepresan dan Pencetakan
Hasil dari pemasakan kemudian disaring dengan kain belacu dan dipres. Cairan yang keluar ditampung dalam bejana dan dinetralkan dengan penambahan air soda sehingga pHnya menjadi 7 – 7,5. Bila pH sudah tercapai, cairan kemudian dimasak kembali sambil diaduk. Setelah mendidih, hasilnya dituangkan kedalam cetakan, kira-kira 6 jam agar-agar sudah dingin dan membeku. Ampas hasil pengepresan dapat digunakan lagi dengan cara ditambahkan air sebanyak 75 % dari jumlah air semula, kemudian ampas itu dipanaskan dan disaring. Cairan yang keluar dapat digunakan sebagai campuran dalam proses selanjutnya, sehingga pada akhirnya ada ampas yang tidak bisa dipakai lagi. Ampas ini dapat digunakan sebagai makanan ternak.
2. Pendinginan
Cairan yang telah beku didinginkan dalam ruangan pendingin pada suhu – 20 C selama 4 – 5 hari. Pendinginan ini dilakukan agar pemadatan benar-benar terjadi dengan sempurna.
3. Pengeringan
Agar-agar dikeluarkan dari cetakan. Hasil yang diperoleh adalah agar-agar batangan. Bila didinginkan agar-agar berbentuk lembaran, agar-agar batangan dipotong setebal 0,5 cm. Sebagai alat pemotong dapat digunakan kawat halus dari baja, agar-agar batangan atau lembaran kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.
4. Pengepakan
Agar-agar yang betul-betul kering dimasukkan dalam kantong plastik dengan berat masing-masing 10 gram. Bahan yang dipakai untuk membuat agar-agar kertas berupa rumput laut dari jenis Grasilaria sp. Dalam proses pembuatannya, rumput laut ini dicuci dengan air tawar sampai bersih, kemudian direndam dalam air kapur. Setelah 20 menit, dijemur memakai alas dari kain kasa. Lama penjemuran dapat hanya satu hari, tetapi dapat juga sampai 3 hari, tergantung dari intensitas matahari. Prinsipnya rumput laut benar-benar kering.

penanaman agar



       Rumput laut yang paling banyak dibudidayakan di tambak adalah Gracillaria spyaitu kelompok rumput laut penghasil agar (agarofit). Nama daerah rumput laut ini adalah agar- agar halus (Indonesia Timur, kep. Seribu), rambu kasang (Jawa Barat), bulung sangu (Bali).
Gracilaria termasuk rumput laut yang bersifat eurihaline (dapat hidup di salinitas padakisaran salinitas yang lebar). Oleh kondisi ini gracilaria dapat dibudidayakan di laut maupundi tambak yang bersalinitas antara 15-30 ppt.

A. Monokultur
1. Pemilihan Lokasi
    Keberhasilan budidaya Gracilaria ditentukan oleh kondisi tambak serta perairannya yang sesuai dengan persyaratan untuk budidaya. Oleh karena itu diperlUkan kecermatan dalam menentukan lokasi yang tepat. Hal ini dapat dilakukan melalui survey baik dari segi teknis, lingkungan maupun sosial. Penentuan lokasi yang salah akan menyebabkan kegagalan budidaya.
    Persyaratan lokasi yang dapat dijadikan tempat untuk budidaya Gracilaria sp. Antaralain sebagai berikut :
    a. Lokasi tambak yang baik yaitu tambak yang masih dipengaruhi oleh pasang surut  air laut  
       dengan maksud untuk memudahkan pergantian air di dalam tambak. Saluran keluar masuk air
       cukup lancar dan tergantung pada kondisi geografinya, pada umumnya berjarak antara 300-1000
       meter dari pantai.
    b. Dasar tambak berupa pasir bercampur sedikit lumpur.
    c. Tambak yang ideal memiliki saluran pemasukan dan pengeluaran air yang  berbeda.
    d. Pergantian air tambak mudah dilakukan.
    e. Salinitas air tambak berkisar 15-30 ppt.
    f. Suhu air berkisar antara 20-28oC.
    g. pH air berkisar antara 6-9
    h. kedalaman air tambak dapat diatur minimal 0,50-1,0 meter.
   i.  Kondisi air tidak terlalu keruh sehingga cahaya matahari dapat langsung menembus kedalam
       dasar air.
  j. Bebas polusi baik limbah yang berasal dari pabrik industri maupun rumah  tangga.
 k. Dekat dengan sumber air tawar.
  l. Akses menuju lokasi mudah dilalui alat transportasi seperti kendaraan roda  dua (sepeda motor).

Penanaman
   Penanaman Gracilaria sp di tambak dilakukan dengan metode tebar yaitu dengan cara menebarkan rumpun bibit  secara merata ke dalam tambak. Adapun cara penanaman bibit dapat dilakukan sebagai berikut :
a. Setelah tambak bersih dari predator, tebar bibit secara merata ke dasar tambak
   dengan berat rumpun sekitar 100 g/rumpun.
b. Perhatikan kepadatan tebarnya untuk 1 ha tambak memerlukan bibit sebanyak 1-
   2 ton, tergantung tingkat kesuburan tambak. Umumnya, penanaman dimulai
   dengan 1 ton dan bila pertumbuhan rumput lautnya cepat dan subur maka bibit
   dapat ditanam menjadi 2 ton/ha.

Rabu, 18 November 2015

jenis-jenis

Agar sailan : dibuat dari gracilaria lichenoides

Agar makassar : dibuat dari eucheuma spinosium dengan garam dapur

Agar amerika : agarpantai dipasifik diperoleh dari ganggang gelidium cartila genium,gelidium amansii,anhfeltia plicata

Agar pantai atlantik : diperoleh dari gracilaria confervoides,hypnea muciformis,dan ganggang merah lainnya.

Agar jepang : dibuat dengan nama japamese isinglass,diperoleh dari gelidium cartilagenoum,dan gloiopeltis tenax.

Agar australia : dari gracilaria confervoides dan sphaerococcus compressus.

cara panen

Cara california
Ganggang direndam air,dibersihkan dari pasir dan kotoran lainnya,direbus dengan tekanan,disaring selagi nasih panas,sari dimasukkan ketabung pendingin,gudir yang terjadi digerus,dibekukan dan dipisahkan dari air dinginnya secara disaring hampa berputar,pengeringan selanjutnya dilakukan dengan mengalirkan udara panas.

Cara jepang
Ganggang yang dipelihara didekat pantai dikeringkan,dipukul-pukul untuk memisahkan pasir,kerang dan kotoran lainnya,berganti-ganti dicuci dan dijemur sampai pucat warnanya,kemudian disari agarnya

Cara australia
Ganggang dibersihkan dari pasir dan dikelantang,direbus pada suhu 94°-98° selama 2-4 jam sebagai larutan 4% dan pH dibuat 5-6,bagian yang padat dipisahkan secara pemusingan dan cairan yang telah jernih dicuci dengan norit,dikentalkan,didiamkan,kotoran-kotoran organik dibilas dengan aliran air dan dikeringkan pada suhu 40°-50°

manfaat

Agar-agar memiliki serat makanan paling tinggi, sehingga bermanfaat bagi pencernaan. Dalam 100 gram agar-agar terkandung 81 persen lebih serat makanan
Penggunaan agar agar telah dilakukan oleh masyarakat di beberapa negara di Asia Timur sebagai bahan pembuat kue dan yang lain. Pada abad ke 19, agar agar diperkenalkan oleh orang china

kepada masyarakat Eropa dan Amerika Serikat.
Penggunaan agar agar untuk dimanfaatkan dalam berbagai bidang tentunya beralasan. Berikut adalah manfaat agar agar dan kandungan didalamnya.

Bidang Kesehatan

manfaat dalam bidang pengobatan seperti berikut :
1. Penutup luka – Agar agar bisa digunakan untuk bahan pembuat perban penutup luka. Sifat agar agar yang menyerap cairan berguna untuk mempercepat pembekuan darah pada luka, supaya menjadi lebih cepat kering.

2. Pembungkus kapsul – Agar agar juga digunakan untuk bahan dasar selaput pembungkus kapsul obat pengganti gelatin. Pada awal mula pembuatan kasul, gelatin hewani digunakan dalam selaput pelapis kapsul,namun sekarang telah mulai digantikan dengan bahan agar agar karena lebih mudah larut dalam tubuh sehingga tidak menggganggu sistem penyerapan obat yang ada di dalam kapsul agar agar.

Bidang Kuliner

Dalam bidang kuliner, agar agar telah banyak digunakan untuk membuat berbagai jenis olahan makanan maupun minuman :
1. Makanan Pencuci Mulut – Bahan dasar agar agar sering dibuat menjadi puding, jelly, makanan pencuci mulut, pengental dalam sup, saus, hingga digunakan untuk pengental es krim.
2. Serat Untuk Nasi – Selain itu, agar agar juga dapat dicampur kedalam nasi ketika dimasak dengan tujuan agar nasi yang dimakan mengandung lebih banyak serat.
3. Cemilan Sehat – Penggunaan agar agar juga dapat untuk camilan tanpa kalori karena tidak mengandung kalori.

Bidang Kecantikan

1. Mencegah Penuaan Dini – Kadar kolagen serta asam amino esensial dalam agar agar ternyata dapat membantu mencegah timbulnya tanda tanda penuaan dini pada kulit, sehingga kulit terlihat lebih cerah dan muda.
1. Melangsingkan Tubuh – Kandungan serat larut dan tidak larut dalam agar agar juga dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh sehingga dapat digunakan dalam menu diet untuk membuat tubuh menjadi lebih ramping.
Demikian adalah manfaat agar agar yang dapat digunakan dalam bidang medis, kuliner, menjaga kesehatan serta kecantikan.
Agar-agaragar atau agarosa adalah zat yang biasanya berupa gel yang diolah dari rumput laut atau alga. Di Jepangdikenal dengan nama kanten dan oleh orang Sunda disebut lengkong. Jenis rumput laut yang biasa diolah untuk keperluan ini adalah Eucheuma spinosum (Rhodophycophyta). Beberapa jenis rumput laut dari golongan Phaeophycophyta (Gracilariadan Gelidium) juga dapat dipakai sebagai sumber agar-agar. Agar-agar dieksport dari Melaka sejak 1871.

agar dalam pelajaran farmakognosi

AGAR

nama lain : agar-agar,gelosa,vegetable gelatin
Nama tanaman asal : Gelidium cartilagenium, Gelidium converfoides
Keluarga : gelidiaceae
Isi : garam kalsium dari gelosa,yaitu hidrat arang kompleks yang tersusun dari rangkaian galaktosa,dimana molekul berikatan dengan asam sulfat sebagai ester
Penggunaan : pengobatan sembelit kronis
Bagian yang digunakan : koloidal hidrofil yang kering yang diperoleh dari penyarian